Konsep Otomatis

Polemik Dasar Hukum Qurban Idul Adha Wajib dan Sunnah

Berbicara mengenai berqurban memang sangat kompleks mulai dari hukum melakukan qurban, syarat wajib qurban, rukun berqurban dan masih banyak lagi lainnya. Yang masih menjadi perbincangan hangat diantara masyarakat ataupun para ulama yaitu banyaknya dasar hukum qurban idul adha yang memperkuat bahwasannya hal tersebut termasuk wajib dan sunnah. Jika diteliti lebih lanjut kedua pendapat hukum tersebut tidak ada yang salah karena semuanya mempunyai dasaran hadits yang tepat. Selain dari hadits terdapat beberapa riwayat sahabat nabi mengenai kebiasaan melakukan penyembelihan hewan qurban.

 

Berikut ini dasaran hukum berqurban para ulama yang mengatakan bahwa hal tersebut termasuk dalam sunnah muakkadah jadi bukan wajib, antara lain:

 

  1. Pertama yaitu Allah telah menjelaskan dalam firmanNya yang bisa dilihat dalam QS. Al-kautsar:2. Dalam surat tersebut dapat disimpulkan bahwa Allah mewajibkan semua umat islam untuk melakukan shalat baik itu yang termasuk wajib ataupun sunnah. Dan juga dikatakan untuk berkurban, hal ini berarti memang ada dorongan dari pembuat syariat yang mempunyai nilai mak’ruf dalam amalnya.
  2. Selanjutnya dari perbuatan atau kebiasaan Rasulullah, karena dalam riwayat tersebut beliau sering melakukan dan melaksanakan penyembelihan hewan qurban bisa diartikan bahwa berqurban memang perbuatan yang ma’ruf. Dan dikatakan juga oleh beliau kepada para sahabat yang melakukan penyembelihan hewan qurban setelah melakukan shalat idul adha merupakan ibadah yang sempurna.
  3. Selanjutnya yaitu pendapat yang diriwayatkan oleh Imam Muslim bahwa qurban dikaitkan oleh kehendak atau keinginan (mukallaf). Dari hadits tersebut dikatakan mukallaf jadi berqurban bukanlah wajib tetapi sunnah untuk dilakukan karena sesuatu yang diwajibkan memang harus dilaksanakan tanpa adanya pilihan.
  4. Kemudian ada juga hadits yang menguatkan bahwa pendapat berqurban tersebut mempunyai hukum sunnah dan tidak wajib. Dalam riwayat Abu Dawud menjelaskan bahwa Rasulullah melakukan qurban hanya untuk dirinya sendiri dan juga para sahabatnya yang belum melakukan qurban. Dengan hal tersebut tidak ada semacam ancaman, celaan ataupun kritikan yang dilontarkan kepada para sahabat. Dengan begitu bisa menunjukkan bahwa qurban merupakan sunnah.
  5. Ada perilaku atau kebiasaan dari Abubakar dan juga Umar untuk tidak melakukan qurban beberapa tahun supaya kaum muslimin sesudahnya tidak menganggap bahwa qurban tersebut sesuatu yang diwajibkan.

 

Banyak sekali hadits-hadits yang diriwayatkan oleh para sahabat nabi, semuanya mempunyai penjelasan yang mengarah pada hukum untuk melakukan qurban memang sunnah. Jadi bagi Anda yang belum mampu untuk melaksanakan tidak perlu khawatir akan mendapatkan dosa. Tetapi sangat disarankan untuk mereka yang mempunyai kelebihan harta melakukan penyembelihan hewan qurban. Namun, tidak kalah banyak pula hadits yang menjelaskan bahwa melakukan ibadah penyembelihan hewan qurban tersebut wajib untuk dilakukan. Terlepas dari itu semua sebagai umat islam lebih menyadari kemampuan diri sendiri, jika memang dirasa mampu lebih baik untuk melaksanakan qurban sebagai penyempurna ibadah.