Konsep Otomatis

Jangan Remehkan Diare Pada Anak!

Bila anak sering rewel dan buang air besar berupa cairan sebaiknya Anda perlu waspada. Gejala diare salah satunya adalah bentuk feses cair dan sering. Anak yang terserang diare dapat buang air besar dalam 4-5 kali sehari. Tentunya hal ini sangat tidak baik karena ada gangguan pada saluran pencernaannya. Diare pada anak dapat disebabkan oleh banyak hal. Bisa karena makanan yang kurang higienis atau karena makanan yang kurang cocok pada pencernaan mereka. Untuk itu, pelu pengawasan serta penjagaan agar anak tidak mengalami diare. Anak yang terserang diare butuh perawatan dan pengobatan yang ekstra. Mereka belum paham akan bahayanya suatu penyakit. Menjaga kebersihan tubuh dan makanan adalah salah satu upaya pencegahan datangnya penyakit diare.
Penyebab diare pada anak sangat banyak. Untuk itu Anda harus peka terhadap apapun yang berkaitan dengan anak.

Berikut ini beberapa penyebab timbulnya penyakit diare

waspada diare pada anak
Bakteri penyebab diare masuk melalui makanan atau jari-jari yang kotor. Makanan yang sering dihinggapi lalat kebanyakan merupakan penyebab dari terjangkitnya penyakit diare.
Daya tahan tubuh lemah dapat memicu terjangkitnya penyakit diare. Bakteri dapat masuk kapan saja dan lewat mana saja. Bila sang anak daya tahan tubuhnya sedang melemah, bakteri dapat dengan mudah menginfeksi tubuh dan kemudian terbentuklah penyakit pada saluran pencernaannya.
Faktor lain penyebab diare yaitu bila Anda terlalu dini memberikan makanan pendamping untuk anak. Saluran pencernaan anak butuh waktu untuk menjadi kuat dan siap menerima segala macam makanan. Bila saluran pencernaan belum siap, maka diare dapat terjadi. Adapun faktor lain yaitu ibu tidak terlalu memperhatikan kebersihan tangannya saat akan memberikan ASI atau makanan kepada anak.
Bila anak terlanjur terjangkit diare, Anda dapat mengobatinya dengan berbagai cara baik cara modern maupun tradisional. Berikut ini cara termudah bila anak Anda terserang diare.
Berilah air yang banyak untuk mengganti cairan yang telah hilang. Dehidarasi dapat membahayakan kesehatan tubuh. Bila anak belum waktunya diberi air putih, berilah ASI sebanyak mungkin untuk memngganti cairan yang hilang serta meningkatkan kekebalan tubuhnya.
Beri oralit pada anak sesuai dosisnya. Obat oralit rumah yaitu satu sendok makan gula dan setengah sendok teh garam lalu larutkan pada segelas air 200cc. Diminum dan jaga pola makan. Diare pada anak juga dapat diobati dengan air tajin ataupun kuah sup bila Anda tidak begitu tega memberikan obat kepada anak.
Demikian informasi mengenai diare pada anak. Sebagai orang tua, Anda wajib memberikan pencegahan terjangkitnya diare pada keluarga Anda. Anda dapat mengguankan Lifebuoy untuk melindungi keluarga Anda dari bahaya penyakit saluran pencernaan. Sebaiknya cuci tangan sebelum makan dengan sabun antiseptik agar kuman terbunuh oleh sabun sehingga makanan dan alat makan menjadi bersih dan kuman tidak masuk ke dalam tubuh.
Referensi Artikel: http://www.lifebuoy.co.id/article/detail/1192856/sigap-menghadapi-diare-pada-anak