Konsep Otomatis

Harga Bawang Merah Buat Petani di Kediri Menangis 

Berita Kediri

Harga Bawang Merah Buat Petani di Kediri MenangisSelain mengeluhkan harga bawang merah yang anjlok, petani juga mengeluhkan kredit komersial dari bank. Petani meminta jaminan pemerintah agar diberi kredit non komersial atau UKM, sehingga mendapat jaminan bank dengan bunga ringan Berita Kediri tanpa agunan. “Sementara ini para petani berhutang pada rentenir, kalaupun hutang bank, bunganya juga terlalu tinggi,” keluh Gatut Supraji. Para petani juga memohon agar Dinas Pertanian lebih optimal dalam melakukan pembinaan Berita Kediri serta melakukan standarisasi harga pupuk. Sebab selama ini banyak pupuk yang beredar di pasaran tanpa sterilisasi dari Dinas Pertanian. Sehingga harga pupuk dan obat-obatan melambung di pasaran.

Menanggapi hal itu, Jianto, Wakil Ketua DPRD Nganjuk, Masduqi Sekkab dan Basori, Ketua Komisi B serta Agus Subagyo Berita Kediri mengaku prihatin dan memahami kesulitan petani bawang merah saat ini. Karena itu baik DPRD maupun Pemkab Nganjuk akan melaporkan masalah yang menimpa petani bawang merah Nganjuk ke Kementrian Pertanian dan kementrian Perdagangan. Bahkan, karena dianggap sebagai hal yang mendesak, Jianto meminta agar DPRD dan Sekkab membentuk tim untuk menginventarisir permasalahan petani Berita Kediri bawang merah dan berangkat ke Kementrian Pertanian dan Kementrian Perdagangan dalam pekan ini. “Kita akan bentuk tim dari legislatif dan eksekutif agar masalah petani bawang merah Nganjuk tidak semakin terpuruk,” tegas Jianto.

Sementara itu, Sekkab Nganjuk, berjanji akan meminta kepada pemerintah Kementrian Perdagangan untuk Berita Kediri menetapkan standarisasi harga bawang merah. Karena jika harga bawang merah diserahkan pada mekanisme pasar, maka petani akan menjadi korban. “Untuk melindungi petani, kita akan meminta adanya standar harga terendah untuk komoditi bawang merah,” jelas Masduqi. Dijelaskan oleh Kenthong, untuk Berita Kediri areal sawah seluas 100 Ru dibutuhkan biaya produksi sekitar Rp 15 juta. Sedangkan musim panen kali ini hanya dihargai Rp 3000 hingga 3.500 perkilogram. “Harga pupuk cair tiga ratus ribu rupiah untuk dua deci liter, kemudian ongkos kerja, harga benih yang semuanya sudah mahal saat musim tanam, begitu panen harga anjlok,” papar Kenthong.

Karena harga yang tidak mampu mengembalikan modal tanam, banyak petani yang membiarkan tanaman bawang merah Berita Kediri miliknya terlantar di sawah. Karena untuk ongkos tenaga kerja saat panen akan mengakibatkan petani semakin merugi. “Ya karena ongkos panen juga tinggi dan hasilnya tidak mampu menutup biaya produksi, saat ini banyak tanaman bawang merah tidak dipanen dan dibiarkan di sawah,” tandasnya.